Minggu, 05 Januari 2014

Tips merawat RICE BOX IFA DAHSYAT

Keluhan yang sering muncul pada beras yang disimpan pada alat/ sarana penyimpan beras/ rice box yang tidak bagus, inilah penjelasannya:
  • Beras menjadi bau apak dan berjamur.
  • terdapat kutu beras yang mengakibatkan hancurnya butiran beras dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
  • banyaknya binatang kecil selain kutu beras yang bersarang seperti semut dan kecoa.

Yang kita butuhkan adalah RICE BOX berKWALITAS. 
IFA DAHSYAT COOKWARE, punya produk RICE BOX yang OKE

Tips merawat RICE BOX:

  • Saat memiliki sarana penyimpan beras, pastikan seluruh bagian dibersihkan dari debu atau binatang-binatang kecil, untuk membersihkannya cukup dengan lap lembab yang diteruskan dengan lap kering.
  • Letakkan alat penyimpan beras di tempat yang bersih dan kering jauh dari aktifitas yang berhubungan dengan air, hal ini berguna untuk mencegah terjadinya karat pada badan alat bagian luar yang terbuat dari logam.
  • Bila anda meletakkannya di dekat dinding tembok maka sebaiknya berilah jarak antara dinding dengan badan alat kira-kira 5cm-10cm, hal ini berguna untuk menghindari terbentuknya udara lembab di sekitar badan alat yang dapat memicu tumbuhnya jamur.
  • Setiap akan memasukkan beras baru pastikan beras tersebut dalam keadaan baik (tidak berbau apak, bersih, terbebas dari jamur dan kutu)
  • Hampir semua jenis beras yang disimpan dalam tempat penyimpanan beras dapat bertahan dalam kondisi baik selama satu bulan, dan bila sudah melewati masa itu maka kualitas beras akan menurun, maka dari itu perhitungkan jumlah takaran beras yang dimasukkan ke dalam sarana penyimpan beras agar dapat habis dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga selama satu bulan. setelah beras habis maka dapat diisi kembali dengan beras yang baru.
  • Hindari memasukkan beras baru bila di dalam alat penyimpan beras masih ada sisa beras sebelumnya, mengapa demikian? baca ketarangan selanjutnya di bawah ini
  • Setelah beras yang berada di dalam tempat menyimpan beras sudah habis segeralah bersihkan bagian dalam alat dengan menggunakan kain lembab sampai tidak ada lagi sisa-sisa pecahan atau serbuk beras lalu lap lagi dengan kain kering dan diamkan beberapa saat dengan kondisi terbuka.
  • Bersihkan juga wadah untuk menakar beras dengan mencuci menggunakan air dan sabun sama seperti cara kita mencuci piring, setelah kering letakkan kembali di tempat semula.
  • Bersihkanlah bagian luar alat dengan menggunakan kain lembab yang diberi sedikit sabun pencuci piring.
  • Untuk mencegah tumbuhnya jamur, aturlah kondisi ruangan agar selalu dalam keadaan kering, bukalah pintu, jendela, beserta tirainya pada waktu siang hari agar udara di dalam ruangan tempat penyimpanan alat penyimpan beras menjadi kering (tidak lembab) dan terjadi sirkulasi udara yang baik.
  • Sesekali bukalah tutup alat ini untuk megurangi bau apak pada beras.


Copas from : blog perawatanrtdonto

0 komentar:

Posting Komentar